Mesothelioma law firm, mesothelioma asbestos, mesothelioma attorney, asbestos attorney, insurance, car insurance quote, forex trading, trading.
Apa yg kamu pikirkan apabila mendengar kata “buaya”? Buaya terbukti populer buas, ganas dan menyeramkan. Hewan berdarah dingin ini tidak akan segan-segan memangsa siapa saja yg memasuki wilayah mereka.
Kalau menonton buaya, tentunya kamu akan lari jauh-jauh. Namun, bukan berarti buaya merupakan binatang yg tidak berperasaan. Siapa sangka fauna ini nyatanya dapat menjadi kawan baik manusia, bahkan seumur hidup?
Persahabatan unik ini dialami oleh seorang warga negara Kosta Rika, dengan seekor buaya bernama Pocho. Dua puluh tahun yg lalu, Chito menemukan buaya ini disungai dengan kondisi terluka dampak terkena tembakan api.
Buaya itu sempat hampir saja tewas. Namun, Chito sukses menyelamatkannya dan membawanya pulang ke rumah. Ia beri Pocho makan ayam dan ikan dan obat hingga ia sembuh. Saat itu, Chito tidak tahu bahwa hari itulah awal dari persahabatan mereka.
Bagi seorang pencinta fauna semacam Chito, menjaga buaya merupakan suatu kewajiban: “Saya hanya berharap dirinya dapat mencicipi cinta kasih dan mengerti bahwa tidak semua insan jahat.” Ia bahkan tidur di sebelah Pocho setiap malam.
Chito dengan tabah merawatnya hingga Pocho sangatlah pulih. Setelah enam bulan, Pocho akhirnya sembuh dan memperoleh kembali kekuatannya. Chito pun melepaskannya kembali ke sungai.
Tapi keesokan paginya, dirinya tercengang saat menonton Pocho kembali dan tidur di luar rumahnya. Ternyata Pocho mengikuti aroma Chito dan menemukan rumahnya. Saat itu, Chito sadar ia telah menjadi temannya.
Setelah memperoleh izin khusus dari Kementerian Lingkungan Hidup Kosta Rika, Pocho nasib bersama Chito. Mereka tidak jarang berenang, bermain bahkan berpelukan.
Chito berkata, “Kamu wajib membayangkan kamu merupakan fauna itu, baru kamu dapat mendekatinya. Jika kamu mendekati mereka sebagai seorang manusia, mereka dapat merasa kamu merupakan bahaya.”
Setelah cerita ini tersebar, tidak sedikit pengunjung wisata yg datang ke daerah ini. Mereka kaget saat menonton perilaku Pocho yg lembut. Mereka lebih terkejut lagi saat Chito memanggil nama Pocho, Pocho eksklusif datang menghampirinya.
Sayangnya, Chito dan Pocho wajib berpisah, Pocho mati dampak usia yg telah tua, yaitu 50 tahun. Pria asal Costa Rica itu pun menguburkannya dan pecinta Pocho ikut menghadiri proses pemakaman.
Dengan terisak sangat sedih, Chito menunjukkan salam perpisahan terhadap Pocho, kawan kesayangannya.
HALAMAN SELANJUTNYA:




